Buy now

31 C
Semarang
Kamis, Mei 30, 2024
spot_img

Abid Hibanillah : Hobi Videografi Hingga Dirikan Komunitas Sendiri

Abid Hibanillah, mahasiswa UIN Walisongo yang berhasil mendirikan komunitas perfilman (foto: lpmissi/rahma)
Abid Hibanillah, mahasiswa UIN Walisongo yang berhasil mendirikan komunitas perfilman (foto: lpmissi/rahma)

Bermula tatkala mengisi waktu di saat pandemi Covid-19, Abid Hibanillah mencoba membuat sebuah film.

Keisengan ini membuahkan hasil dengan terciptanya sebuah karya film berjudul “Gradasi”, yang menceritakan seorang pemilik cafe mengubah kehidupannya setelah melihat pemulung sampah.

Film Gradasi mendapatkan respon positif dari penontonnya di YouTube, ia juga berperan sebagai talent pada debut film tersebut.

Dari film inilah yang membuat Abid semakin tertarik dengan dunia perfilman. Ia pun mulai bergabung ke komunitas film yang ada di Pemalang seperti Geishara Production dan BM Production.

Sebagai film maker, ia menuturkan selama produksi film mengalami kesulitan untuk mengumpulkan kru sendiri. Kendala seperti kesibukan lain para kru hingga keterlambatan jadwal produksi menjadi hambatan dalam produksi film tersebut.

Baca juga:Dinilai Kurang Libatkan SEMA Fakultas, SEMA FDK Layangkan Somasi pada SEMA-U

Ketertarikannya terhadap dunia perfilman tak menyurutkan niatnya untuk mengembangkan bakatnya, ia pun mengaku tidak pernah merasa jenuh dengan kesibukannya.

“Aku sendiri belum pernah merasa jenuh karna aku suka dengan kesibukan yang sekarang ini,” ucapnya saat diwawancarai (29/9).

Pemuda kelahiran Pemalang ini tak melulu berharap selalu mendapat tepuk tangan atas karyanya, justru ia sangat terbuka atas segala apresiasi, kritik dan juga saran dalam karya filmnya.

Salah satu penghargaan yang telah diraih Abid, yaitu Juara 1 Decrecom Udinus 2021 dengan film berjudul “Changes”.

Phylosopicture, Wadah Minat Mahasiswa Perfilman

Abid yang juga seorang mahasiswa semester 3 sangat bersemangat dalam menyalurkan minat bakatnya.

Mahasiswa jurusan KPI UIN Walisongo ini berinisiatif membentuk sebuah komunitas, bersama dengan temannya komunitas ini diberi nama “Phylosopicture”.

Berawal dari keresahannya di UIN Walisongo yang belum terdapat wadah untuk mengembangkan bakat videografi, Abid terinspirasi oleh kawan kampusnya di Pekalongan yang membuat komunitas hingga berkembang menjadi UKM kampus.

Baca juga:Ingin Jadi Mahasiswa Berprestasi? Simak Lima Tips Ini

Abid menginginkan agar Phylosopicture bisa mewadahi mahasiswa UIN Walisongo yang mempunyai passion di bidang perfilman.

Belum genap setahun, komunitas ini telah memiliki 15 anggota dengan menggandeng BM Production.

Phylopicture juga telah berhasil memproduksi sebuah film berjudul “Menunggu Dijemput”, yang ditayangkan dalam acara Opening Ceremony Comfest 2023 pada hari Rabu (27/8).

Tidak hanya membuat film saja, nantinya Phylosopictures akan memberikan sebuah edukasi mengenai film, dari proses pra-produksi hingga pasca-produksi.

Abid berharap komunitas ini bisa berkembang dan menghasilkan produk lainnya.

“Semoga UIN Walisongo bisa menerima komunitas ini dan memiliki UKM perfileman”, ucapnya.

Reporter : Rahma Wulansari

Editor : Haqqi Idral

baca juga

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0PengikutMengikuti
3,609PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

terkini