Buy now

31 C
Semarang
Kamis, Mei 30, 2024
spot_img

Regulasi Pemilwa 2024 Tidak Jelas, Ketua KPM Melarikan Diri dari Amukkan Massa

massa aksi menuntut untuk berbicara langsung dengan ketua KPM buntut pemilwa (foto:lpmmissi/anwar)
massa aksi menuntut untuk berbicara langsung dengan ketua KPM buntut pemilwa (foto:lpmmissi/anwar)

SEMARANG.LPMMISSI.COM – Sejumlah mahasiswa UIN Walisongo tidak puas dengan regulasi Pemilihan Mahasiswa (Pemilwa) 2024 yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Mahasiswa (KPM).

Untuk menyuarakan hal itu, perwakilan mahasiswa yang mengatasnamakan perwakilan mahasiswa yang peduli dengan politik kampus mendatangi Audit ll tempat berlangsungnya debat terbuka dengan melakukan aksi.

Terpantau di lapangan, puluhan massa aksi membawa spanduk bertuliskan “KPM Cacat” dan melayangkan beberapa tuntutan.

Baca Juga:Bukan Salah Guru

Salah satu massa aksi, Muhammad Yana mengatakan tujuan aksi karena terdapat kebijakan KPM yang dinilai cacat, tidak bersih dan menyeleweng.

“Tetap usut tuntas walaupun besok hari terakhir pemilwa. Mau Pemilwa diundur atau ketua KPM mengundurkan diri kami tidak peduli,” Kata Yana saat ditemui LPM Missi, Senin (27/11/23).

Yana menginginkan adanya klarifikasi dari ketua KPM terkait kejanggalan-kejanggalan dari kebijakan yang disepakati KPM.

“Saya tunggu itikad baik dari ketua KPM untuk bertemu dalam kondisi apapun, mau itu debat terbuka maupun audiensi, tetep usut tuntas meskipun besok hari terakhir pemilwa,” ujarnya.

Terkait tuntutan, massa aksi menuntut tiga hal diantaranya regulasi dari KPM yang tidak jelas terkait peraturan kampanye, sosialisasi pemilwa yang belum merata dari setiap fakultas dan timeline kampanye yang maju mundur.

Yana juga menjelaskan terkait massa aksi sebelumnya sudah melakukan konsolidasi dan perizinan dengan berbagai pihak. Dirinya berharap pemilwa 2024 berjalan sesuai tagline yaitu “Damai, Sehat Akuntabel”.

Sayangnya, aksi yang berlangsung sekitar satu jam berakhir ricuh. Pemicu kericuhan lantaran massa aksi tidak puas dengan regulasi yang ditetapkan KPM.

Baca juga:Debat Kandidat Calon Ketua Dema-U Berlangsung Ricuh, Anggota KPM Sebut Alasan Perubahan Jadwal Pemilwa

Akibat kericuhan itu sampai menimbulkan cidera dari salah satu anggota KPM yang pasang badan untuk melindungi ketua KPM.
Sedangkan, Ketua KPM Zulhandy Rahardian Yusuf terlihat melarikan diri untuk menghindari kejaran dan amukkan massa aksi.

Reporter: Febita Gita Reziana
Editor: M Zaky Ramadhani

baca juga

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0PengikutMengikuti
3,609PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

terkini