9 Tips Mendapatkan Nilai A di UIN Walisongo

9 Tips Mendapatkan Nilai A di UIN Walisongo
Gambar oleh Harinath R dari Pixabay

LPMMISSI.COMMendapatkan nilai yang sempurna merupakan harapan bagi seluruh mahasiswa. Terutama bagi mahasiswa baru yang sedang menikmati masa kuliahnya. Berbeda dengan Sekolah Menengah, nilai yang dikatakan bagus dalam ranah perkuliahan disimbolkan dengan huruf A yang memiliki bobot angka sama dengan 100.

Lalu, bagaimana cara agar mendapatkan nilai A? Hasil mini riset kepada delapan mahasiswa UIN Walisongo Semarang dari beberapa fakultas yang berbeda mengatakan, untuk meraih nilai A tergantung relatif untuk mendapatkannya. Hal ini disebabkan dosen yang mengajar, apakah termasuk dosen yang killer (pembantai) , pelit nilai, atau murah nilai.

Beberapa mahasiswa yang memiliki pengalaman membagikan cara agar mendapatkan nilai A. Terdapat 9 tips yang dapat mahasiswa lakukan, nah apa saja itu?

1. Pahami RPS
Sebagai mahasiswa perlu memahami Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Dosen akan menerangkan beberapa persentase nilai yang memungkinkan mahasiswa mendapatkan nilai A. Misalnya saja keaktifan dihitung 20%, tugas 20%, UTS 30%, dan UAS 30%. Tujuannya agar mahasiswa mengetahui bagian apa yang membutuhkan usaha yang maksimal, agar mendapatkan nilai yang bagus.

Baca juga : 6 Tips Kecanduan Membaca

2. Hadir tepat waktu
Meskipun kuliah online, menghadiri perkuliahan tepat waktu, merupakan salah satu bentuk kedisiplinan mahasiswa. Sebab, mayoritas dosen tidak menyukai mahasiswa yang terlambat masuk kelas. Awal semester biasanya, akan membahas kontrak belajar batas waktu keterlambatan masuk kelas yang disepakati oleh dosen dan mahasiswa. Sayangnya mahasiswa sering menganggap jika keterlambatan adalah hal yang sepele. Namun, tidak sedikit mahasiswa yang harus mengulang mata kuliah lantaran terlambat masuk kelas. Jadi, usahakan untuk hadir tepat waktu ya.\

3. Jangan sering absen
Selain hadir tepat waktu, absensi juga dapat mempengaruhi nilai. UIN Walisongo memberikan toleransi absen dalam perkuliahan sebanyak 25% atau 4 kali pertemuan dalam satu semester. Jika mahasiswa merasa yang kurang aktif di kelas, absensi dapat membantu untuk memperbaiki nilai. Namun, kesempatan absen bisa dimanfaatkan, apabila memiliki kepentingan yang mendesak dan tidak dapat ditinggalkan.

4. Dengarkan materi perkuliahan dengan baik dan aktif di kelas
Sudah menjadi kewajiban para mahasiswa untuk mendengarkan dan menyimak dengan baik materi perkuliahan yang disampaikan dosen. Nah, ada kalanya mahasiswa perlu mencatat poin terpenting yang disampaikan, karena bisa jadi materi tersebut akan keluar dalam soal ujian.

Selain itu, berusahalah aktif di kelas baik dengan memberikan tanggapan, sanggahan, pertanyaan, atau kritik ketika sedang diskusi ataupun dengan menjawab pertanyaan dari dosen. Hal ini bisa menjadi poin plus mahasiswa di mata dosen, sehingga dapat membantu memperbaiki nilai. Dosen juga akan merasa dihargai oleh mahasiswa, ketika aktif dan antusias dalam perkuliahan.

Baca juga : 9 Hal ini Perlu Kamu Perhatikan Saat Menghubungi Dosen

5. Mengumpulkan tugas tepat waktu
Tidak hanya itu, terlambat mengumpulkan tugas yang diberikan oleh dosen juga menjadi alasan mempengaruhi nilai. Kerjakan tugas dengan baik dan sungguh-sungguh. Bagi para mahasiswa yang suka the power of kepepet atau deadliner, biasakan untuk tidak menunda-nunda dalam mengerjakan tugas, karena masih ada tugas kuliah yang menanti.

6. Mengerjakan UTS dan UAS
UTS dan UAS termasuk kriteria penilaian dosen yang memiliki persentase besar. UIN Walisongo Semarang persentasenya bisa mencapai 50%. Jadi, tidak heran jika mayoritas mahasiswa akan mengerjakan UTS dan UAS dengan sungguh-sungguh agar mendapatkan nilai yang bagus. Satu hal yang harus diingat ketika mengerjakan UTS dan UAS adalah kerjakan dengan jujur dan perhatikan arahan dosen.

7. Buatlah presentasi yang menarik
Hampir semua mahasiswa pernah membuat makalah dan mempresentasikannya di kelas. Beberapa dosen menjadikan keduanya sebagai salah satu kriteria penilaian. Maka, sebaiknya hindari plagiasi dalam pembuatan makalah. Selain itu, lakukan presentasi yang menarik dengan menyampaikan materi dengan singkat, jelas, dan mudah dimengerti.

Baca juga : 6 Beasiswa di UIN Walisongo yang Bisa Kalian Perjuangkan

8. Menjadi komting
Menjadi komting merupakan salah satu tips yang sedikit sulit untuk dilakukan. Mengapa? Karena dalam satu mata kuliah hanya ada seorang komting. Selain itu tugas seorang koming tidaklah mudah, mulai dari menjadi koordinator kelas untuk berkomunikasi dengan dosen, mempersiapkan kelas, mengecek absensi kehadiran mahasiswa, dan lain-lain.Disisi lain, tips ini dinilai efektif untuk mendapatkan nilai A. Pasalnya hubungan komting dengan dosen sangat dekat. Menjadi komting juga akan menjadikan kalian dikenal dosen dengan baik dan menjadi orang kepercayaan dosen di kelas.

9. Hoki atau keberuntungan
Beberapa mahasiswa merasa jika mereka bisa mendapatkan nilai A karena hoki. Kok bisa? Ya, di UIN Walisongo Semarang ada beberapa dosen yang memberikan nilai yang sama bagi semua mahasiswa di satu kelas. Meskipun begitu, sebagai mahasiswa tidak boleh jika hanya mengandalkan faktor hoki atau keberuntungan. Melainkan harus tetap berusaha untuk mendapatkan nilai yang sempurna.

Itulah beberapa tips yang dapat mahasiswa lakukan untuk mendapatkan nilai A. Namun, perlu diingat jika tujuan kuliah bukan hanya soal nilai, tetapi juga kualitas individu dalam memahami materi perkuliahan. Selain 9 tips tersebut baiknya mahasiswa juga berdo’a setiap waktu, karena usaha tanpa do’a adalah kesombongan dan do’a tanpa usaha adalah kesia-siaan. Jadi, harus imbang antara usaha dan do’a. Semoga artikel ini bermanfaat.

Oleh : Indah

Leave a Reply

Contact Us

%d bloggers like this: