Menag RI: Agama Berada di Posisi Strategis Dalam Menata Kehidupan Berbangsa di Indonesia

SEMARANG. LPMMISSI.COM – Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia (RI), Lukman Hakim Saifuddin menjadi pembicara utama dalam gelaran Ngaji Kebangsaan ‘Mengasah Jati Diri Indonesia’ di Auditorium II kampus III Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Jumat (17/04).

Dalam sesi diskusi Lukman menyatakan, Indonesia meletakan agama pada posisi strategis dalam ikut menata kehidupan berbangsa. Sejak ratusan tahun lalu jauh sebelum kemerdekaan, kehidupan semua etnis dan suku di Nusantara, lekat dengan nilai-nilai agama.

“Kita bisa sebut mulai dari Aceh, Batak, Minang, Jawa, Sunda, Madura, Dayak, Papua dan etnis lainnya tidak terpisahkan dengan nilai-nilai agama. Selain itu semua kearifan lokal di Nusantara memiliki rujukan pada nilai-nilai agama. Tidak ada kearifan lokal yang tidak bisa dirujuk dengan nilai agama, terlepas apapun agamanya di Indonesia,” ujar Lukman.

Rektor UIN Walisongo Muhibbin, berterima kasih atas kehadiran Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin dan semua pihak yang ikut mensukseskan Ngaji Kebangsaan.

“Mudah-mudahan Ngaji Kebangsaan ini akan memberikan manfaat bagi kita semua, sehingga kita dapat lebih mencintai bangsa dan negara,” kata Muhibbin dalam sambutannya.

Ngaji Kebangsaan ini dimoderatori Wakil Rektor I UIN Walisongo, Musahadi. Gelaran diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaaan ayat suci Al Qur’an, doa dan penampilan pagelaran seni Islami dari mahasiswi UIN Walisongo.

Sebelumnya, pada 11 April 2018, Menag RI Lukman Hakim juga menggelar acara sejenis di UIN Sumatera Utara. Menag menjadi host Mengasah Jati Diri (Mengaji) Indonesia yang mengusung tema ‘Kita BerIndonesia, Kita Berbudaya’.

Mengasah Jati Diri Indonesia (Mengaji) merupakan program strategis Kementerian Agama dalam mensosialisasikan nilai-nilai Pancasila dan kebangsaan ditengah masyarakat dengan kemasan yang berbeda.

Reporter : Muh. Khabib Zamzami
Editor : M. Febri Ubaidillah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Contact Us