Mahasiswa Berharap Dilibatkan Dalam Menentukan Kebijakan Kampus


SEMARANG, LPMMISSI.COM – Sekitar 190an mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa Walisongo (KBMW) melakukan aksi menolak kebijakan kewajiban kepesertaan JKN di depan Gedung Rektorat Kampus I UIN Walisongo, Jumat (12/01) pagi.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Suparman Syukur menemui Demonstran di depan Gedung Rektorat UIN Walisongo Semarang, Jumat (12/01).


Aksi ini dilakukan setelah nota keberatan yang dilayangkan Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (Dema-U) tidak direspon meski telah melewati batas 7×24 jam.

Kepada LPMMISSI.COM, Mandataris DEMA terpilih FISIP, Ichsan Hermawan menyatakan ketidakpuasannya terhadap isi nota jawaban yang diberikan pihak kampus, karena ada tuntutan yang belum direspon.

“Saya menyatakan belum puas mas, karena tuntutan kami pada poin ketiga tentang keterlibatan mahasiswa disetiap kebijakan belum direspon,” keluhnya.

Senada dengan Ichsan, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Ahmad Sylfan berharap, mahasiswa dapat dilibatkan dalam setiap kebijakan kampus yang terkait dengan kepentingan mahasiswa.

“Kami berharap dilibatkan dalam mengawal kebijakan terkait kepentingan mahasiswa seperti di wilayah PPB, UKT, perpustakaan dan jam malam. Kita sebagai perwakilan mahasiswa untuk apa ada pemilihan kalau toh disetiap ada kebijakan baru tidak dilibatkan,” ujar mahasiswa FITK semester tujuh itu.

Namun demikian, hasil kesepakatan yang diperoleh dirasa cukup baik oleh sebagian pihak. Meski tetap berharap ke depan pihak kampus mengikutsertakan mahasiswa dalam menentukan kebijakan.

“Cukup baik karena yang di inginkan masa sudah terpenuhi, kalau masalah nota intinya sama dengan pendapat Dema disalah satu fakultas tadi. Terkait kebijakan kedepan dimohon untuk perwakilan dari mahasiswa di kutsertakan seperti Dema dan Senat. Karena, sesuai kata bapak wakil rektor kebijakan kampus itu dari mahasiswa untuk mahasiswa,” pungkas mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBI), Heleri.

Aksi unjuk rasa  yang dimulai sejak pukul 08.00-12.00 WIB ini  dilatarbelakangi dari audiensi sebelumnya yang tidak mendapatkan respon positif dari pihak birokrasi kampus.

Reporter: Fitroh Nurikhsan (MG17)/M. Miftahul Kamal Annajib
Editor: Nurul Afifah

Leave a Reply

Contact Us

%d bloggers like this: