spot_img
HomeBeritaCalon Ketua Dema U: Partisipasi Politik Mahasiswa Rendah

Calon Ketua Dema U: Partisipasi Politik Mahasiswa Rendah

Doc. lpmmissi.com

Semarang, LPMMISSI.COM – Calon Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA-U) nomor urut dua, Muhammad Faris Balya, mengatakan rendahnya partisipasi politik tak hanya terjadi di tingkat kampus, tetapi juga di tingkat nasional.

Ia menuturkan, dalam acara pesta demokrasi di UIN Walisongo data pemilih dari tahun ke tahun hanya berkisar 50-60%.

“Itu menunjukkan pemilihan kita rendah,” katanya.

Menurutnya, minimnya partisipasi mahasiswa untuk memilih dalam Pemilihan Mahasiswa (Pemilwa) 2022 disebabkan oleh ketidakpercayaan mahasiswa terhadap lembaga atau organisasi kampus.

“Pada akhirnya mindset mahasiswa yang terbangun adalah siapa pun yang jadi, hidup saya akan tetap seperti ini. Tidak ada perubahan sama sekali, lembaga juga akan seperti itu kegiatannya,” ucapnya saat diwawancarai, Senin (19/12).

Faris menjelaskan guna mengembalikan kepercayaan mahasiswa terhadap lembaga kemahasiswaan ialah dengan membangun dan memanfaatkannya kembali selayaknya lembaga kemahasiswaan yang menjadi wadah aspirasi mahasiswa dan pengembangan keterampilan mahasiswa.

Sementara itu, calon wakil ketua DEMA-U nomor urut 1, Rifqi Muhibbuddin Al Muwafiq, menilai mahasiswa UIN Walisongo masih acuh terhadap dinamika politik kampus yang terjadi.

Rifqi mengharapkan adanya peran Komisi Pemilihan Mahasiswa (KPM) sebagai pelaksana Pemilwa 2022 untuk mensosialisasikan dengan baik kepada para mahasiswa agar mendapatkan hak suara.

“Untuk mahasiswa dan DPT dari angkatan 2019-2022 bisa memiliki hak suara tetap dan tidak perlu registrasi ulang,” kata Rifqi.

Hal itu akan memudahkan mahasiswa untuk turut berpartisipasi memilih pasangan calon ketua dan wakil ketua DEMA-U sesuai dengan keinginan hati.

Menurutnya, sejauh ini KPM telah menyosialisasikan kegiatan Pemilwa 2022 dengan baik. Namun, masih perlu sosialisasi yang lebih masif di tiap fakultas.

“KPM itu terdiri dari beberapa fakultas, sehingga nantinya dalam proses untuk sosialisasi saya kira dimantapkan di masing-masing fakultas. Itu yang menurut saya agak kurang,” tuturnya.

Reporter: Indah Wulan Sari
Editor: Muhammad Irfan Habib

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

PALING BARU

PALING POPULER