spot_img
HomeBeritaAwalnya Dilarang, Kini Tim Rewo-rewo Diperbolehkan Tanpa Drum Band

Awalnya Dilarang, Kini Tim Rewo-rewo Diperbolehkan Tanpa Drum Band

Foto: Doc. lpmmissi.com

 

SEMARANG, LPMMISSI.COM – Tim rewo-rewo (supporter) tetap ada dalam acara Kontes Prestasi Ilmiah, Olahraga, dan Seni (Korelasi) 2022 yang diselenggarakan 7-9 Oktober 2022. Namun, dalam Pedoman Pelaksanaan Korelasi 2022, suporter dilarang saat pertandingan berlangsung.

Dalam Pedoman Pelaksanaan Korelasi tertulis “Setiap Fakultas dilarang membawa supporter pada saat perlombaan berlangsung baik di dalam maupun di luar venue. ”

Wakil Rektor Bagian Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Walisongo, Arief Budiman, menyampaikan bahwa tidak diperbolehkan adanya tim rewo-rewo ketika diwawancarai kru lpmmissi.com setelah Pembukaan Korelasi 2022 di Aditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo, (7/10).

Arif beralasan kondisi Indonesia menurut Ikatan Dokter Indonesia (IDI) juga belum pulih dengan baik dari pandemi covid-19. Selain itu, kehadiran rewo-rewo ditakutkan akan menjadi gesekan antar fakultas.

Ketua Panitia Korelasi 2022, Yudha Afahrul Nurkhan, membenarkan tidak diperbolehkannya tim rewo-rewo. Namun, ia menjelaskan yang diizinkan hanya penonton tanpa membawa alat musik drum band seperti bass atau snare.

“Jadi tetap ada penonton tetapi tidak ada izin untuk alat musik, hanya bersorak-sorak saja,” ungkapnya.

Komandan Resimen Mahasiswa (Menwa) UIN Walisongo, Yudha Bhakti Hadi Prahandayani, mengatakan keputusan tetap diperbolehkannya tim rewo-rewo merupakan keputusan mendadak, yang belum didiskusikan sebelumnya.

“Terkait dengan rewo-rewo ini, sebenarnya di dalam pedomannya itu tidak ada, tetapi setelah kita tanyakan lagi kepada Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) kalau rewo-rewo itu tetap ada,” ucap Yudha.

Kendati demikian, Menwa UIN Walisongo tetap berkomitmen menjaga keamanan Korelasi 2022. Namun, jika terjadi kericuhan Menwa UIN Walisongo sebagai tim pengamanan akan bertindak tegas supaya acara tersebut berjalan dengan lancar.

Reporter: M. Kholis Dwi Saputro.
Editor: Chofifah Uswatun Khasanah.

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

PALING BARU

PALING POPULER