LPMMISSI.COM

Wedang Tahu, Penghangat di Musim Penghujan

lpmmissi.com/ doc. Yulina RC

SEMARANG, LPMMISSI.COM – Saat musim penghujan datang, Wedang Tahu menjadi salah satu minuman yang cocok untuk dinikmati. 

Kuliner khas Semarang yang satu ini cukup berbeda dari yang lain. Namanya memang Wedang Tahu, namun sebenarnya wedang tahu ini tidak terbuat dari tahu asli, melainkan dari endapan sari kedelai. 

Tekstur yang lembut, ditambah guyuran rempah jahe hangat menjadi perpaduan yang pas dinikmati ketika hujan. 

Baca juga: Refleksi Diri Melalui Batik Semarang

Usut punya usut, Wedang Tahu ini sudah ada sejak tahun 1940an dan saat ini menjadi generasi ketiga yang berdiri di Semarang. 

Pemilik kedai, Supardi menjelaskan bahwa usaha ini merupakan warisan dari orang tua. 

“Usaha ini warisan dari bapak saya. Sejak maret 1995 saya sudah mulai jualan keliling, kemudian menetap disini sejak 2005,” ungkap Supardi saat ditemui pada Jumat (10/1).

Uniknya, Kedai Wedang Tahu ini selalu dipenuhi pembeli setiap harinya. Dalam penjualannya, selalu habis 100 porsi dan tidak bersisa. 

Baca juga: Kisah Baru Klinthing di Desa Wisata Danau Rawa Pening

Salah satu pelanggannya, Cak Melin menuturkan bahwa Wedang Tahu tersebut memang rasanya enak, serta dapat menghangatkan tubuh. Terlihat jelas ketika dia menyeruput wedang tersebut dengan lahap. Sehingga dia sering membeli semangkuk kecil Wedang Tahu buatan laki-laki asal Klaten itu.

“Saya sering beli disini, karena wedangnya lebih enak dari yang lain. Harganya murah, Rp 8.000 semangkuk,” terangnya.

Jika berkenan untuk menyantap Kuliner khas Semarang ini, bisa datang ke Jalan Gajahmada Semarang, tepatnya di depan toko roti Swiss House setiap pukul 08.30-14.00.

Reporter : Yulina RC
Editor : Sabrina Mutiara F

Tinggalkan Balasan

Contact Us

Gulir ke Atas
%d blogger menyukai ini: