Tingkatkan Potensi Alam, Warga Gotong Royong Bangun Wisata Pesona Garda

Beberapa pengunjung pesona garda sedang asyik bertamasya. Dok. lpmmissi.com

SEMARANG, LPMMISSI.COM– Masyarakat memang tidak selalu dapat mengandalkan pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup. Terkadang mereka perlu berinisiatif untuk mengembangkan potensi alam yang ada. Seperti yang dilkukan oleh warga Dusun Ndawung, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang ini.

Awalnya, aspirasi warga untuk membangun salah satu ruas Sungai Tuntang menjadi objek wisata mendapat sambutan positif dari Pemerintah Desa (Pemdes). Hingga akhirnya, Pemdes mengaloksikan dana sebesar 65 juta dalam Anggaran Pembangunan Desa (APBDES) tahun 2020 untuk pendirian destinasi wisata yang diberi nama “Pesona Garda”.

Sayangnya, dana tersebut tidak dapat sepenuhnya cair karena dialihkan untuk penanggulangan pandemi Covid-19. Pasalnya, dana yang semula 65 juta berkurang menjadi hanya 34 juta.

Baca Juga : “Jeguran sak puase” di Wisata Pesona Garda Sungai Tuntang Dusun Ndawung Kab Semarang

Kepala Dusun Ndawung Sekaligus Ketua Pengelola Pesona Garda, Zamroni hanya dapat mengeluhkan perubahan dana tersebut.

“Dana 34 juta hanya cukup untuk mendapatkan tiga gazebo,” keluhnya saat ditemui Kru lpmmissi.com di kediamannya, Minggu (16/05/2021).

Tak berputus asa, warga tetap mencari solusi agar proyek yang digadang dapat meningkatkan perekonomian mereka terwujud. Akhirnya, mereka sepakat untuk mengumpulkan dana dari berbagai kas kegitan masyarakat yang ada.

“Akhirnya kita pun spekulasi mana dana kas yang ada. Kas yasinan, kas jimpitan, kas remaja kita kumpulkan untuk pembutan wisata itu,” tuturnya.

Jeguran-sak-puase-di-Wisata-Pesona-Garda-Sungai-Tuntang-Dusun-Ndawung-Kab-Semarang
Para pengunjung destinasi wisata peson garda sedang bermain air di suangai. Dok. Lpmmissi.com

Ditambah dengan swadaya masyarakat dan gotong royong, pembangunan destinasi wisata Pesona Garda pun dapat berlanjut.

Zamroni melanjutkan, meski saat itu proses pembangunan masih 50%, namun Pesona Garda sudah banyak dikunjungi wisatawan. Hal itu dikarenakan promosi wisata Pesona Garda gencar dilakukan meski sedang tahap pembangunan.

“Dan itu menjadi obat bagi kami, semangat bagi kami,” ungkapnya.

Baca Juga : Guru Ngaji Sulap Limbah Logam Jadi Robot

Melihat antusias wisatawan, akhirnya Pesona Garda diresmikan lebih awal dari jadwal yang ditentukan, yakni 8 Agustus 2020.

“Eman-eman (sayang) kalau tidak ditarik karcis. Karena kita memang terbebani dimasalah pendanaan,” katanya.

Ia menambahkan, sampai saat ini bantuan dana dari pemerintah hanya 34 juta di awal tadi. Sementara aset dari warga yang ada di Pesona Garda sudah mencapai 300-an juta.

Menurutnya, yang dibutuhkan masyarakat Dusun Ndawung untuk pengembangan pariwisata Pesona Garda dan lain sebagainya adalah akses jalan. Jalan rusak dan sempit tentunya menyulitkan warga dan wisatawan untuk keluar masuk desa.

Untuk itu Zamroni berharap, pemerintah dapat memberikan bantuan perbaikan insfrastruktur jalan, sehingga para wisatawan lebih mudah mengakses Objek Wisata Pesona Garda.

“Harapan kami dari pemerintah harusnya ada kontribusi pemberdayaan masyarakat, prioritas utama kami saat ini adalah akses jalan,” katanya.

Lanjutnya, tidak hanya wisatawan lokal ia juga berharap Objek Wisata Pesona Garda juga dapat menarik wisatawan manca negara.

Reporter : Sakti Chiyarul umam
Editor : Sabrina Mutiara Fitri

Leave a Reply

Contact Us

%d bloggers like this: