Buy now

31 C
Semarang
Kamis, Mei 30, 2024
spot_img

PAUD Patra Sutera Terpaksa Dialihkan Akibat Banjir Rob, Pengelola: Belum Ada Bantuan

kondisi PAUD Patra Sutera akibat banjir rob (foto:lpmmissi.com)
kondisi PAUD Patra Sutera akibat banjir rob (foto:lpmmissi.com)

SEMARANG, LPMMISSI.COM – Banjir rob yang melanda wilayah Tambakrejo, Kelurahan Tanjung Mas, Kota Semarang, Jawa Tengah turut menganggu aktivitas pendidikan. Bahkan gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Tambakrejo mengalami kerusakan hingga terpaksa dialihkan.

Pengelola PAUD Patra Sutera, Sittatun (52), menjelaskan, pada awal semester sekitar pertengahan tahun 2022, pihaknya terpaksa memindahkan gedung paud ke rumah Ketua Rukun Warga (RW) setempat.

“Akibat banjir rob, gedung PAUD tergenang air. Tercatat ada 2 orang anak didik PAUD yang terpeleset,” ucapnya, Jum’at (24/11).

Baca Juga:Belenggu Harapku

Ia menuturkan, kini pembelajaran dialihkan di rumah Ketua RW 16 lebih tepatnya di ruang tamu. Ruang tamu berukuran 4×6 meter itu digunakan 26 anak didik PAUD untuk belajar kembali.

“Patra Sutera merupakan satu – satunya PAUD yang ada di daerah Tambakrejo RW 16. PAUD ini ialah lembaga sosial yang belum memiliki dana untuk memberi ongkos untuk pengajarnya,” ungkapnya.

Karena itu, pengajar PAUD hanya ada dua, yaitu Ibu Sittatun selaku pengelola dan anaknya yang sedang kuliah sebagai pembantu optimalisasi admistrasi berbasis teknologi informasi.

Dikatakan, belum ada bantuan yang didapatkan PAUD Patra Sutera. Belum adanya kucuran bantuan tersebut membuat PAUD Patra Sutera dibalut banyak kekurangan serta minim fasilitas. Diantaranya permainan anak yang kurang memadai, ruang kelas yang sempit, dan tidak adanya halaman untuk bermain anak-anak.

“Belum ada bantuan karena sekolah belum memiliki biaya untuk mendaftarkan PAUD Patra Sutera ke Kementeriam Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenhumham) untuk mendapatkan surat izin operasional,” katanya.

Ia menuturkan, sebelumnya sudah ada notaris yang bersedia membantu sekaligus menjadi perantara untuk mendaftarkan PAUD Patra Sutera ke Kemenhumham. Namun, sampai saat ini belum ada kabar terkait hal tersebut.

Baca Juga:Elegi Samudra: Tanjung Mas

“Kita juga sudah mengajukan bantuan ke Kemenhumham melalui kelurahan, tapi dari kelurahan beberapa kali ditolak dan sampe sekarang belum ada kabar lagi,’’ ucap Sitatun.

Kendati demikian, kurangnya fasilitas tak menyurutkan semangat anak didik PAUD untuk bersekolah.

“Walaupun fasilitas di sekolah nggak banyak, tapi anak – anak tetep semangat sekolah,” ucap Ernawati, salah satu wali murid PAUD Patra Sutera.

Sementara itu, salah satu warga Tanjung Mas, Siti Lutfah, menjelaskan, kegiatan PAUD bahkan kegiatan warga lainnya kini berjalan lancar tanpa ancaman banjir rob lagi. Pasalnya, sudah ada bangunan sabuk pantai di wilayah Tanjung Mas.

“Sejak adanya pembangunan sabuk pantai sekitar 5-6 bulan lalu, sekarang udah nggak ada rob. Dan tiap hari proses pembelajaran jenjang apapun termasuk PAUD Patra Sutera lancar terus,” ucapnya.

Nb:Tulisan ini merupakan hasil karya kru magang LPM Missi saat Workshop (24/11)

Reporter: Salima Nurul Wakhidah

Editor: Ma’rifah Nugraha

baca juga

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0PengikutMengikuti
3,609PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

terkini