Pagelaran Seni Meriahkan EduFest Multikultural 2017

SEMARANG, LPMMISSI.COM – Berbagai kreasi seni ditampilkan dalam pembukaan EduFest Multikultural 2017 yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (BEM FITK) UIN Walisongo Semarang pada Rabu, (6/12).
Peserta dari PAUD saat mewarnai gambar dalam Drawing Competition


Aneka seni rupa, seni musik, hingga seni tari disuguhkan dalam acara yang berlangsung di Auditorium II Kampus III UIN Walisongo. Di depan pintu masuk, para tamu yang hadir dimanjakan dengan berbagai karikatur bertema Guru Bangsa. Selain itu, ada juga penampilan tari Bedoyo Walisongo, tari Kupu- Kupu, tari Likok Pulo, dan musik angklung. 


Riuh penonton pecah saat 15 penari dari Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dengan lihai menari yang diiringi syair Likok Pulo. Ririn Nur Faizah, salah satu penari Likok Pulo mengaku sangat antusias dengan acara  Edufest ini. Ini merupakan kali pertama Ririn tampil menari dengan tarian yang unik dari  Aceh di hadapan banyak orang. 
Presiden BEM FITK Ridwan Syukur, mengapresiasi Edufest Multikultural 2017 tersebut. Apresiasi setinggi-tingginya terkhusus disampaikan kepada seluruh pengisi acara dan jajaran panitia.

“Saya senang mahasiswa UIN Walisongo bisa menari,” ungkap Ridwan dalam sambutannya.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu melibatkan Jurusan PGMI dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Mengangkat tema Indonesia Rumah Bersama, EduFest berupaya membingkai pengenalan pendidikan melalui keragaman budaya yang ada di Indonesia. 

Ketua Panitia Lutfi Hakim berharap EduFest Multikultural 2017 mampu menanamkan sikap menghargai perbedaan sejak dini khususnya melalui pendidikan. Hal ini terlihat pula dalam salah satu rangkaian acaranya yakni Drawing Competition dan Fashion Show anak usia dini se Jateng/DIY yang menampilkan keragaman Indonesia. 

Rangkaian acara menarik lainnya juga siap digelar dalam dua hari kedepan, antara lain pameran karikatur dan karikatur On The Spot pada 7 Desember 2017. Adapun hari terakhir akan digelar Workshop karikatur bersama Kartunis Suara Merdeka, Kak Jo (Djoko Susilo).

Reporter    : Nur Aini
Editor         : Korie Khoriah

Leave a Reply

Contact Us

%d bloggers like this: