LPMMISSI.COM

Massa Penolakan Omnibus Law Robohkan Gerbang Kantor Gubernuran Jateng

Foto: Lpmmissi.com/ Fitroh Nurikhsan.

SEMARANG, LPMMISSI.COM– Ribuan massa penolakan Omnibus Law yang tergabung dari buruh, mahasiswa, dan elemen masyarakat sempat menuai kericuhan. Gerbang Kantor Gubernuran Jawa Tengah (Jateng) dirobohkan massa aksi. 

Selain itu, ada juga massa aksi yang melempari botol air mineral ke aparat penjaga.

Salah satu koordinator mahasiswa di Semarang,  Abi menyampaikan orasinya terhadap kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), yang  secara mendadak telah mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law. 

Baca juga: AJI Semarang Imbau Media Jangan Menjadi Joki Politik

“Saya bertanya pada perwakilan rakyat,  mengapa ditengah pandemi tergesa-gesa untuk mengesahkan RUU ini dan waktu malam hari,” katanya ketika menyampaikan orasi di depan Kantor Gubernur Jateng, pada Rabu (7/10). 

Senada dengan Abi,  salah satu buruh yang mengikuti aksi Anis begitu kecewa atas pengesahan RUU ini. 

“Saya sudah sering menyampaikan aspirasi para buruh dan wakil rakyat hanya bisa berjanji saja.  Ingat janji itu adalah hutang,” ujar perempuan paruh baya ini. 

Baca juga: Tren Jurnalisme Cepat Saji Bukti Dunia Ada dalam Genggaman

Wakil DPRD Jateng, Johan meminta massa aksi untuk tetap tenang dan ia akan menyampaikan tuntutan massa unjuk rasa ke tingkat nasional. 

“Surat-surat demo kemarin-kemarin sudah berkali-kali saya kirimkan dan tuntutan kali ini akan saya kirimkan juga,” Ucapnya.

Johan dari Fraksi Demokrat tetap mendukung apa yang menjadi harapan dan tuntutan para buruh. 

Reporter:  Fitroh Nurikhsan

Editor: Sekarwati

Tinggalkan Balasan

Contact Us

Gulir ke Atas
%d blogger menyukai ini: