Gus Yasin: Bahaya Berita Hoax Jelang Pemilu

SEMARANG, LPMMISSI.COM – Maraknya berita hoax di tahun politik menyebabkan perpecahan antara agama dan negara.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen dalam acara Seminar Nasional Indonesia Damai Mereduksi Politisasi Agama di Tahun Politik di Auditorium II Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, Rabu (30/1).

Untuk itu, Taj Yasin atau lebih dikenal Gus Yasin mengajak Civitas Akademik menjadi tonggak edukasi pentingnya melawan isu hoax di kalangan mahasiswa. 

“Dalam acara ini, peserta diharapkan dapat memberikan edukasi melawan berita hoax kepada masyarakat daerah masing-masing,” lanjut Yasin.

Baca juga: Abraham Samad: Penyebab Korupsi Kian Subur di Indonesia

Menurut Gus Yasin, yang perlu di waspadai yakni orang-orang fasiklah yang memberikan berita tidak betul. Maka citivas akademik diharapkan meluruskannya dengan klarifikasi.

“Golongan orang-orang fasik tersebut juga berpedoman bahwa dirinya tidak pernah salah,” jelasnya.

Ia menambahkan, politisasi agama sudah ada paska meninggalnya Nabi Muhammad SAW saat memilih pemimpin penggantinya. 

Baca juga: Fahmi: Lima Tahun Ke Depan ESDM adalah Isu Seksi

Meski begitu, lanjutnya, upaya saling menghormati untuk menghindari konflik harus terus dilakukan untuk menjaga Indonesia.

“Perpecahan ini sangat bahaya. Peran pemerintah, polisi, TNI, Bawaslu, KPU, dan sesama citivas akademik mahasiswa diperlukan untuk meredam konflik isu sara yang mengarah ke perpecahan agama,” tandasnya.

Reporter: Ika Ayu R.
Editor: M. Dafi Y.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Contact Us