Buy now

31 C
Semarang
Kamis, Mei 30, 2024
spot_img

Diduga Gelapkan Dana DIPA 15 Juta, Pengurus HMJ MD Akui Salah Tulis di LPJ

hasil tangkapan layar bukti komentar dan klarifikasi terkait dugaan pengelapan dana DIPA HMJ MD (foto: X @uinwsfess)
hasil tangkapan layar bukti komentar dan klarifikasi terkait dugaan pengelapan dana DIPA HMJ MD (foto: X @uinwsfess)

SEMARANG, LPMMISSI.COM-Persoalan ketidaksesuaian Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Himpunan Mahasiswaa Jurusan (HMJ) Manajemen Dakwah (MD) sempat menjadi perbincangan di media sosial Instagram akun @pesan_uinws maupun di twitter @uinwsfess.

Pasalnya dalam unggahan tersebut mencantumkan adanya program yang “tidak terealisasi”, tetapi tertulis “terealisasi” dengan dana DIPA sebesar 15 juta.

Persoalan ini disampaikan oleh akun Instagram @nekngelehmadang di kolom komentar Sema FDK.

Kru lpmmissi juga sempat menghubungi @nekngelehmadang untuk melakukan konfirmasi terkait komentarnya di akun @semafdkuinws, ia mengatakan bila laporan yang diajukan oleh HMJ MD asal-asalan.

Ia menuturkan jika komentarnya tersebut didasari oleh laporan keungangan HMJ MD yang tidak sinkron dengan data sebenarnya per-departemen dengan total akhir. Selain itu, ia juga menyayangkan kesalahan penulisan pada LPJ.

“Mudah banget untuk mengatakan typo pada naskah LPJ yang sudah disahkah,” ucapnya.

Tak hanya itu, ia juga mempertanyakan Dana DIPA 15 juta maupun program kerja yang diklaim terealisasi namun kenyataannya tidak.

“Menurut saya, SEMA harusnya lebih jeli dalam melihat laporan tersebut, bagaimana laporan yang dibuat asal-asalan tersebut bisa disahkan LPJ nya. Fungsi pengawasan pada legislatif harus dijalankan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Baca Juga: 17 Tahun Aksi Kamisan: Pelanggaran HAM Masih Subur

Merespons hal tersebut, Ketua SEMA FDK periode 2023, Muhammad Ridwan, sangat menyayangkan apa yang telah tersebar di media, karena tidak ada komunikasi apapun kepada pihaknya.

“Tidak ada komunikasi apapun yang masuk ke kita, padahal kita sangat terbuka sekali apabila ada yang menanyakan hal itu, alangkah baiknya kalau kita bertabayun.”

Ridwan juga mengatakan bahwa benar adanya jika ada typo dalam LPJ dari HMJ MD.

“Terkait LPJ HMJ MD, memang waktu itu memang ada kesalahan dalam penulisan, tapi sudah di klarifikasi saat sidang paripurna IV yang sudah disetujui oleh semua forum.”

Pengurus HMJ MD sempat mengunggah klarifikasi pada 19 Januari 2024 terkait persolaan ini, namun berdasarkan dari pantauan lpmmissi.com postingan tersebut telah diturunkan.

Baca Juga:Film Nowhere: Ketika Memilih Bertahan dan Tak Menyerah

Dalam unggahan klarifikasi tersebut berisi:

1.Kegiatan pekan raya memang sudah terealisasi tapi kurang maksimal ada beberapa serangkaian acara yang sudah berjalan yang pertama pembukaan pekan raya diadakan kegiatan MD FUTSAL CHAMPIONSHIP yang kedua DISKUSI KOMPETENSI JURUSAN dan yang terakhir adalah puncak acara dengan mendatangkan ustad ternama akan tetapi ada perubahan jadwal dengan pihak manajer secara mendadak sehingga mau gamau panitia mempertimbangkan kembali atas keberlangsungan acara puncak pekan raya.

2.Bahwasanya pekan raya itu tidak menggunakan dana dipa yang berarti dana tersebut bersumber dari kemandirian organisasi seperti sponsorship, donatur yang tidak mengikat dan iuaran panitia.

3.Terkait draft LPJ memang ada sedikit kesalahan penulisan antara lain dibagian:

a.) Perihal LAMPIRAN-LAMPIRAN poin B mengenai laporan rincian keuangan

b.) Perihal realisasi program dan anggaran poin A nomer 7 pekan raya hmj md dari kesalahann penulisan tersebut sudah diklarifikasi secara formal langsung melalui persidangan paripurna IV LPJ ormawa fdk dan disetujui semua peserta forum.

Hingga saat berita ini naik, kru lpmmissi sudah menghubungi Ketua HMJ MD Periode 2023 pada 18-20 Januari 2024, namun tidak ada jawaban sampai berita ini diterbitkan.

Redaksi

baca juga

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0PengikutMengikuti
3,609PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

terkini