LPMMISSI.COM

Arti Penting Jiwa Kekeluargaan di Tubuh Organisasi Mahasiswa

Image result for organisasi
Oleh: Luqman Taufiq

Selain melalui perkuliahan, mahasiswa bisa menggodok kemanfaatannya dalam sebuah wadah yang bernama organisasi mahasiswa. Mahasiswa dapat belajar menjadi sosok yang mampu menggerakkan masyarakat sehingga membentuk suatu kelompok yang memiliki visi dan misi untuk dicapai bersama. 

Akan tetapi memang, mewujudkan visi dan misi organisasi bukan sesuatu yang mudah. Patut disadari bersama bahwa organisasi senantiasa diisi oleh beragam manusia yang memiliki isi kepala berbeda-beda.  Perbedaan-perbedaan itu yang kemudian melahirkan hambatan di sana-sini hingga menjadi sebuah tantangan yang harus dihadapi demi mewujudkan tujuan dalam organisasi. 

Jika perbedaan yang ada tidak diatasi akan memicu ketidakpedulian, karena tiap anggota hanya memikirkan dirinya dan tugas masing-masing. Padahal, perlu diingat bahwa organisasi adalah sebuah sistem yang unit-unit di dalamnya harus saling bersinergi untuk mencapai tujuan bersama. Seorang ketua organisasi mustahil bisa bekerja tanpa bantuan staf atau anggota di bawahnya.

Tantangan lain yang seringkali terjadi di organisasi mahasiswa yaitu keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) baik secara kualitas maupun kuantitas. Seleksi alam sampai saat ini masih menjadi momok yang menakutkan bagi kebertahanan anggota di sebuah organisasi, termasuk organisasi mahasiswa. Di masa awal perekrutan, sederet nama telah terdaftar sebagai anggota. Sayang, seiring berjalannya waktu, nama tinggal nama, tanpa adanya raga yang utuh. Banyak faktor yang menjadi penyebab rontoknya SDM di organisasi, dari hilangnya rasa nyaman sampai merasa telah salah memilih organisasi.

Memupuk jiwa kekeluargaan bisa menjadi entry point untuk meminimalisir egoisme  antar individu dalam organisasi mahasiswa. Kekeluargaan ini menjadi penting untuk menjaga relasi sebab berproses di organisasi mahasiswa tidak bisa memberikan jaminan apapun terutama materi. Kebanyakan organisasi mahasiswa tidak membayar anggotanya atas kinerja yang telah dilakukan. Organisasi mahasiswa tak lain merupakan wahana pembelajaran untuk menyiapkan diri terjun di ruang lingkup yang lebih besar dan kompleks di kemudian hari yakni lingkungan masyarakat. 

Oleh karenanya dibutuhkan kerja sama dan saling mengingatkan satu sama lain. Sekalipun hanyalah berstatus sebagai anggota biasa namun alangkah baiknya untuk tetap mengamati dan memberi saran serta masukan kepada anggota lain yang telah diberi tugas dan amanah.

Dalam arti kita saling merangkul dengan erat keyakinan awal anggota bahwa ia akan mendapat dan memberikan ‘sesuatu’ kepada organisasi mahasiswa yang ia ikuti, bukan dengan membiarkan dengan sia sia. Oleh sebab itu, kita harus tahu apa yang tiap individu inginkan, butuhkan, serta potensi apa yang dimiliki untuk kemudian bisa dikembangkan melalui aktivitas di organisasi mahasiswa yang bersangkutan. 

Manfaatkanlah semaksimal mungkin SDM ysng telah masuk menjadi anggota dalam organisasi. Karena sumber kekuatan terbesar dalam organisasi ialah anggota di dalamnya. Menjadi sangat percuma bila visi dan misi yang begitu luar biasa, akan tetapi hanya sekedar harapan yang tak terealisasikan. Apalagi organisasi mahasiswa merupakan rahim dari generasi yang diharapkan akan lahir sebagai simbol kemajuan dalam kehidupan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Contact Us

Gulir ke Atas
%d blogger menyukai ini: