Akhirnya gedung I ber-Hotspot

Semarang, 21 mei 2015. Setelah beberapa gedung di area kampus fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang terpasang hotspot. Akhirnya pada awal bulan maret 2015 tepatnya pada awal perkuliahan di mulai, hotspot area gedung I di aktifkan.
Hal ini bukannya semata-mata karena perubahan IAIN menjadi UIN walisongo, alasan tersebut dibantah oleh ketua PTIPD UIN walisongo. Menurutnya pengaktifan hotspot pada area gedung I itu bukan karena perubahan status IAIN menjadi UIN, melainkan agenda kampus yang selama ini di canangkan, dan menjadikan kampus UIN walisongo menjadi kampus cyber yang semua area kampus terkoneksi atau tersambung dengan internet.

Berikut pernyatan ketua PTIPD UIN Walisongo, ibu Wenti “ pengaktifan hotspot pada area gedung I itu tidak ada kaitannya dengan konversi IAIN menjadi UIN. Hal ini merupakan agenda pengembangan infrastruktur di UIN walisongo semarang ini,” terangnya ketika ditemui kru magang Missi di kantor PTIPD kampus 1 UIN Walisongo Semarang.

Pengaktifan ini merupakan kabar gembira bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi karena gedung I terletak di Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Kondisi ini digunakan mahasiswa dengan sebaik-baiknya.
“dengan diaktifnya hotspot di area gedung I ini merupakan nilai tambah tersendiri buat fakultas kita (Fakultas Dakwah dan Komunikasi). Jika ingin wifian tidak harus repot-repot di halaman kantor Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Selain itu juga mempermudah mahasiswa untuk memvalidasi absen online,” Komentar Najib seorang mahasiswa KPI.
Pernyataan Najib di kuatkan juga oleh Enggar seorang mahasiswa jurusan KPI “ ini merupakan suatu hal yang positif, Wifi sangat perlu buat mahasiswa untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah,” Jelasnya .
Mereka juga berkomentar mengenai infrastruktur pada area hotspot gedung I “ hanya sekedar saran aja, mungkin pada area ini seharusnya di kaish tempat duduk buat mahasiswa yang ingin internetan, sehingga tidak duduk dilantai seperti ini”.
Pernyataan ini ditanggapi oleh ketua PTIPD ibu Wenti “terkait infrastruktur tersebut bukan dalam kewenangan kami, dan itu merupakan kebijakan masing-masing fakultas”.
Kekuatan signal hotspot pada di gedung I diklaim mencapai 200 meter, jika itu tidak terhalang oleh gedung-gedung yang lain. Namun jika terhalang oleh gedung maupun tembok lain itu kekuatannya hanya mencapai +-20 meter dari asal hotspot tersebut. pemenang tender ini adalah perusahan Telkom, untuk berapa anggaran tidak perlu disebutkan.

“sekarang ini hotspot walisongo menggunakan dua nama IAIN dengan UIN dan dua-duanya dapat digunakan, terserah mahasiswa mau oilih yang mana. ISP (Internet service provider) pada UIN Walisnongo menggunakan perusahaan Telkom,”tutup pak Anam seorang kepala defisi Network. 

Leave a Reply

Contact Us

%d bloggers like this: