Aksi di UIN Walisongo

Semarang – Akademi Sahur Indosiar (AKSI) yang akan diadakan pada bulan ramadhan sudah dimulai agendanya. Audisi diadakan di kota-kota besar termasuk Semarang. Untuk cabang Semarang dilaksanakan pada tanggal 24-25 April 2015 pukul 9.00 WIB.di Fakultas Dakwah dan Komnunikasi UIN Walisongo Semarang.
Acara ini diikuti oleh 68 peserta dari berbagai daerah dan bermacam-macam karakter serta profesi mulai dari SMA hingga kerja. Indah (19) mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang mengikuti acara ini mengatakan bahwa acara ini sangat bermanfaat, “saya mahasiswa UIN Walisongo bangga mengikuti  acara ini yang sangat bermanfaat, anak muda diajak untuk berdakwah. Agen of change disini sudah mulai dilaksanakan agar menjadi penerus bangsa yang mulia”. Peserta tidak hanya dari lingkungan UIN Walisongo saja tetapi dari luar kota pun ada salah satunya Andi Setyabudi peserta asal Rembang ini mengungkapkan antusiasnya dalam acara ini. “saya berangkat dari Rembang habis subuh terus sampai sini dhuhur langsung jumatan. Saya sangat ingin ikut acara ini padahal pas saya mau mendaftar saya tidak punya email, akhirnya saya daftar via sms dan bisa dapat nomer urut 51”
Banyaknya karakter peserta yang berbeda-beda membuat daya tarik bagi setiap dakwah yang disampaikan. Ibnu Fadhilah salah seorang tim kreativ indosiar menjadi juri dalam seleksi AKSI ini dengan penilaian entertain, “saya disini sebagai tim kreativ indosiar dan saya menilainya dari segi entertain. Karena acara ini mottonya Tuntunan dan Tintonan jadi dalam dunia tontonannya perlu untuk dinilai seperti gerak-geriknya, olah vokalnya, raut wajahnya ya pokoknya yang bisa menarik untuk ditonton.”
Acara ini dimeriahkan oleh Unit kegiatan mahasiswa fakultas dakwah dan komunikasi seperti kordais dan wadas. Dengan adanya acara ini dekan fakultas dakwah dan komunikasi, drs Awaludin Pimay mengungkapkan banyak terimakasih kepada Indosiar, “saya sangat berterimakasih kepada pihak Indosiar karena telah memberi kepercayaan untuk menyelenggarakan acara disini. Dan ini juga sebagai pengenalan bahwa fakultas dakwah dan komunikasi bekerja sama dengan Indosiar.” Segala kepanitiaan dalam acara ini dipanitiai oleh pihak indosiar, fakultas dakwah hanya menyediakan sarana dan prasarananya saja. 
Kelancaran acara audisi ini tidak terlalu sempurna. Ketidaklancaran ini dialami oleh Dwi Nur Hikmah salah satu peserta AKSI. Wanita ini melakukan negoisasi dengan dewan juri karena dia harus kembali ke Bekasi. Karena tiket kereta yang dia dapatkan ‘’

Leave a Reply

Contact Us

%d bloggers like this: