LPMMISSI.COM

Tujuh Situs Ngaji Online Selama Ramadan

Foto: Lpmmissi.com

Ramadan kali ini terasa berbeda. Bulan yang selalu diisi dengan ngaji pesantren kilatan atau posonan, terhambat dengan adanya pandemi virus Covid-19. Melihat situasi tersebut, beberapa pondok pesantren memintasinya dengan memanfaatkan beberapa situs daring di media sosial. Sehingga santri maupun santriwati mahasiswa UIN Walisongo bisa melaksanakan ngaji secara online di rumah.

Berikut beberapa pondok pesantren di sekitar UIN Walisongo yang melaksanakan ngaji online :

1. Ma’had Al-Jami’ah UIN Walisongo

Foto: Lpmmissi.com 

Ma’had yang dinaungi oleh UIN Walisongo ini, memanfaatkan YouTube sebagai media ngaji onlinenya. Lewat tayangan video di Labiba Channel, kajian kitab Maulid Al-Barzanji karya Syekh Ja’far bin Hasan Al-Barzanji akan diisi oleh Dr. KH. Ahmad Ismail, M.Ag., M. Hum. Waktu yang ditentukan terbilang fleksibel, sehingga santri ataupun kalangan umum dapat mengunjunginya kapan saja.

2. Pondok Pesantren Darul Falah Be-songo

Foto: Lpmmissi.com 

Sama halnya dengan pondok sebelumnya. Pondok yang bertempat di Perumahan Bank Niaga Ngaliyan ini, juga melaksanakan ngaji online lewat YouTube. Para santri atau kalangan umum dapat mengikuti live streaming di Channel Pojok Santri. Selain itu pondok ini juga memanfaatkan Instagram melalui akun resminya @pesantrenbesongo. Adapun kajian kitab meliputi, Kitab Nailul Masarat Fi Tashihi Dalailul Khoirot oleh Prof. Dr. KH. Imam Taufiq selaku pengasuh, Kitab Faidhul Hija oleh Ustadz Ahmad Tajuddin Arafat pada pukul 16.30 WIB, dan Kitab Tanqihul Qoul Al Hatsits oleh Ustadz Karis Lusdiyanto pukul 20.15 WIB.

Baca juga: 5 Rekomendasi Buku tentang Pendidikan yang Menemani #NgabubuREAD

3. Pondok Pesantren Life Skill Daarun Najaah

Foto: Lpmmissi.com 

Berbeda dengan Pondok Darul Falah, pondok yang baru berusia delapan tahun ini menggunakan Instagram sebagai media ngaji onlinenya. Lewat beberapa akun pengasuh dan santri, ngaji dapat diikuti setelah salat tarawih pukul 20.30 WIB. Beberapa kitab yang dikaji diantaranya, Kitab Nashaihul Ibad dan Washiyatul Mushtofa, yang diisi oleh Dr. KH. Ahmad Izzudin, M.Ag. selaku pengasuh pondok di akun pribadinya @izzudin_2008, Kitab Assirul Jalil oleh Ustadz Muhammad Himmatur Riza melalui live Instagramnya @riza_rm, serta kitab-kitab lainnya seperti Kitab Risalatul Mahid, Kitab Hisab Awal Bulan Almanac Nautica, Kitab Al Khulashah Al Waalafiyah, Kitab Fathul Qorib, serta kitab Hisab dan Praktik Arah Kiblat.

4. Pondok Pesantren Putri Mbah Rumi

Foto: Lpmmissi.com 

Pondok khusus putri ini juga memanfaatkan media sosial sebagai perantara ngaji onlinenya. Melalui akun resmi di Facebook Ponpes Mbah Rumi, Kitab Ayyuhal Walad karya Imam Ghazali yang diisi oleh Ustadzah Isnayati Kholish dapat diikuti pukul 21.00 – 22. 00 WIB.

5. Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan
Foto: Lpmmissi.com 
Sama halnya dengan pondok putri Mbah Rumi, pondok ini juga memanfaatkan Facebook sebagai media ngaji online. Lewat akun resminya Pesantren Fadhlul Fadlan, ngaji dibuka setiap pagi jam 05.00 WIB. Walaupun waktu terbilang kondisional, kalangan umum maupun santri dapat mengisi bulan Ramadannya dengan kajian Kitab Khulashoh Nurul Yaqin, Kitab Nashoihul Ibad dan Kitab Idhotun Nasyi’in.
6. Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Tugurejo
Foto: Lpmmissi.com
Selain pondok yang sudah disebutkan di atas, pondok yang bertempat di Tugurejo ini juga berinisiatif mengadakan ngaji online. Diantaranya Kitab Hujjah Aswaja, Tanbihul Ghafilin, Mau’idzatul Mu’minin. Melalui Chanel YouTube Ponpes Raudhatut Thalibin Tugurejo, ngaji online dapat disimak kapanpun.
7. Pondok Pesantren Ulil Albab
Foto: Lpmmissi.com 
Tak ketinggalan dengan pondok lainnya. Pondok ini juga menyediakan live Instagram sebagai media ngaji online. Kajian Kitab Ihya Ulum Al-Din Karya Hujatul Islam Imam Ghazali, akan disampaikan oleh Kiai Abdul Muhaya melalui akun @abdul_muhaya mulai pukul 20.00 – 21.00 WIB.
Demikian beberapa situs daring yang dapat dimanfaatkan ngaji online selama di rumah. Semoga dengan alternatif pemanfaatan media sosial ini, dapat menambah semangat di bulan Ramadan.
Oleh: Mafriha Azida

Tinggalkan Balasan

Contact Us