Tampil Mengagumkan, FDK Perlu Belajar Isi Materi dari FSH

SEMARANG, LPMMISSI.COM – Orsenik cabang olahraga Orasi Aksi regu putri Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) tampil mengagumkan dan berhasil menyabet emas. Atlet cabor orasi aksi Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) perlu belajar dari FSH, Jumat (21/09).

Atlet cabor Orasi Aksi FSH Fina Desti mengatakan dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi adalah suatu tindak pidana yang paling keji. Tapi meskipun demikian, masih banyak koruptor di Indonesia.

Baca Juga: Terik Matahari, Tak Surutkan Semangat Atlet Orasi

“Walaupun sudah diberikan hukuman yang berat, nyatanya tak memberikan efek jera kepada pelaku koruptor. Mereka justru memanfaatkan keadaan dengan cara membeli hukum,” jelas mahasiswa jurusan Muamalah tersebut.

Koordinator Lapangan (Korlap) Monica menjelaskan, bahwa tema korupsi yang dijadikan bahan isi materi dalam orasi aksi yang ditampilkan merupakan bentuk penekanan terhadap maraknya aksi korupsi di Indonesia.

Baca Juga: Rektor UIN Walisongo: Hindari Tindakan Anarkis Selama Orsenik

“Bahwa di Indonesia seharusnya tidak akan ada lagi kasus korupsi namun realitanya terus terjadi, selain bisa merugi negara korupsi juga akan merugikan masyarakat,” pungkasnya.

Tema Orasi yang dipilh oleh regu putri FSH memang dibuat dalam kesepakan beregu. Namun, Isi Materi dibuatkan oleh Penanggung Jawab dari Cabang Orasi Aksi Fakultas Syariah, sedangkan pelatihnya adalah  Azizi selaku Atlet Orasi Aksi 2016.

Reporter: Nabila Ni’matul Laeli
Editor: Hijriyati Nur Afni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Contact Us