Katakan “Weleh” Pada Masalah


Siapa yang tidak kenal masalah? Sesuatu yang tidak disukai oleh orang-orang karena dapat menimbulkan suatu malapetaka dan memicu konflik. Sebenarnya masalah itu apa sih? Kalau menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), masalah adalah sesuatu yang harus diselesaikan (dipecahkan), soal, persoalan. Gampangannya sih gini, masalah itu sesuatu yang rumit dan wajib dimusnahkan agar pikiran bisa jernih kembali.

Tiba-tiba saya teringat dengan pitutur ibu saya seperti ini, nak duwe masalah ki ojo terlalu dipikir, tah kayak Ibu. Welehin aja masalah mengko leh gak setres (kalau ada masalah itu jangan terlalu dipikir, kayak ibu nih. Welehin aja masalah biar tidak setres). Kata menarik yang saya garis bawahi dari pitutur Ibu adalah kata “weleh”. Kata “weleh” yang menjadi misteri dan absurd untuk dipahami. Sebenarnya makna “weleh” itu apa sih?

Baca juga: Tanggung Jawab

Setelah lama termenung saya mencoba untuk menafsirkan kata “weleh” secara sederhana. Kata “weleh” lebih mudahnya dimaknai sebagai ketenangan dalam menanggapi masalah. seperti halnya makna “weleh” pada Gus Dur dengan cara tersenyum ataupun makna “weleh” bagi Cak Nun dengan cara menertawainya. 

Walaupun makna “weleh” dalam arti sederhananya adalah menyikapi masalah dengan tetap tenang, tapi ketengan itu bukanlah hanya diam dan sabar, melainkan ketenangan dengan gaya pribadi dalam meluapkan masalah tersebut. Seperti halnya gaya presiden jancukers Sujiwo Tejo dengan kata-kata “Jancuk”nya.


Pada hakikatnya makna “weleh” pada setiap orang memiliki cara-cara sendiri dan merupakan sesuatu hal yang sering dilakukan. Tidak hanya dengan tenang dalam menanggapinya, tapi juga dapat dilakukan dengan cara menertawakan, mengumpati atau yang lainnya. Kata “weleh” bukanlah suatu teori penyelesaian masalah, melainkan hanya bentuk simbol sikap diri dalam menanggapi masalah.

Makna “Weleh” mengajarkan saya, bahwa setiap masalah itu jangan terlalu dipikir pusing, melainkan dibuat santai dan dikerjakan bukan hanya dipikirkan saja dan berakhir galau. Kalau kata cowok sih tinggal ngopi, tapi kalau kata cewek tinggal shoping. Mulai dari sekarang, katakan “weleh” pada masalah dan buat aktivitasmu berwarna kembali.

Oleh: Sekarwati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Contact Us