LPMMISSI.COM

Kampus Tidak Berhak Mengintervensi Persma

Foto: Lpmmissi.com/ Sabrina MF

SEMARANG, LPMMISSI.COM –  Kampus tidak memiliki hak untuk mengintervensi isi dari pemberitaan yang diterbitkan Pers Mahasiswa (Persma). Hal itu disampaikan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Ketua Bidang Pendidikan Etik dan Profesi Dandy Koswaraputra.

Dandy menjelaskan, persma sebagai media harus melaksanakan fungsi jurnalisme untuk mengontrol kekuasaan.

“Ciri khas dari anggota pers mahasiswa itu ya, kritis dan berani. Perbanyak referensi dan lakukan pekerjaan sesuai kode etik jurnalistik,” ujar Dandy kepada kru lpmmissi di Hotel Metro Semarang pada Jum’at (21/2).

Baca juga: Virdika: Mahasiswa Kritik Kampus Sebagai Tanda Sayang

Ia menambahkan, saat ini kegiatan jurnalistik yang dilakukan oleh persma juga sudah bisa dilindungi oleh kode etik aji.

“Harus diakui persma merupakan salah satu entitas jurnalis. Akan tetapi ini merupakan pemahaman yang mesti tersosialisasi dengan  baik kepada para pengajar dan lingkungan akademik kampus,” ungkapnya.

Ia mengapresiasi atas inisiatif teman-teman persma untuk terus  mencari celah dan mendobrak kebekuan yang ada di kampus. 

Hal itu juga didukung Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro Triyono Lukmantoro. Pihak kampus, lanjut dia, tidak diperbolehkan membatasi gerak persma.

Baca juga:Ribuan Buruh di Semarang Menolak Omnibus Law

“Biarkan saja, apa yang terjadi dan risikonya seperti apa biar mereka sendiri harus bertanggung jawab. Tetapi dalam bentuk akademik, bukan hukum,” jelas dia.

Menurutnya tidak ada yang salah ketika persma menyoroti soal fasilitas, pendidikan, pelayanan di bidang administrasi, serta kecakapan dosen dalam mengajar.

Ia berharap teman-teman persma terus meningkatkan kualitas, ketajaman, kemampuan menulis dan menggunakan eksistensinya dengan baik. 

Reporter: Fitroh Nur Ikhsan/ Mela Fauziah
Editor: Moch Hafidz

Tinggalkan Balasan

Contact Us

Gulir ke Atas
%d blogger menyukai ini: