Budiman Prasetyo Bakar Sertifikat Toefl Saat Orasi


SEMARANG, LPMMISSI.COM– Budiman Prasetyo salah satu mahasiswa UIN Walisongo membakar sertifikat TOEFL (Test Of English as a Foreign Language) saat menyampaikan orasi ketika aksi perihal TOEFL-IMKA. Aksi tersebut dilakukan di depan Rektorat kampus I UIN Walisongo Semarang, Kamis (02/05).

Pembakaran sertifikat dilakukan sebagai simbolis kekecewaan aliansi Keluarga Besar Mahasiswa Walisongo (KBMW) karena Audiensi yang tidak ditanggapi dengan serius serta menunjukkan kepada birokrasi bahwa sertifikat hanyalah formalitas saja.

Baca Juga: Antrean Panjang, PPB UIN Walisongo Rencanakan Tes TOEFL Serentak

“Sertifikat itu hanya formalitas, semisal digunakan di luar maka serifikat TOEFL tidak bisa terpakai,” ujarnya

Menurutnya, sertifikat yang dikeluarkan PPB (Pusat Pengembangan Bahasa) hanya formalitas saja. Karena 
sertfikat TOEFL-IMKA tidak bisa digunakan saat diluar kampus.

“Jika sertifikat TOEFL berlaku di luar UIN, maka saya tidak akan membakarnya,” Tegasnya.

Baca Juga: Kepala PPB UIN Walisongo: Belum Lulus TOEFL, Boleh Tes di Luar Kampus

Melalui aksi ini, Budiman berharap SK Rektor No Un.10.0/R/PP.00.9/754/2016 dapat dihapus dan sistem berkaitan TOEFL-IMKA agar segera diperbaiki.

“Harapan saya mewakili harapan mahasiswa lainnya, yaitu adanya peningkatan kualitas pusat pengembangan bahasa,” tutupnya.

Sayangnya, Audiensi perihal TOEFL-IMKA antara Keluarga Besar Mahasiswa Walisongo (KBMW) dengan Wakil Rektor (WR) I hingga saat ini masih belum membuahkan hasil.

Reporter : Anis Sapitri
Editor: Aini Irmadana

Leave a Reply

Contact Us

%d bloggers like this: