DI LAUT KITA JAYA:
BUNGA RAMPAI SUMBANGAN PEMIKIRAN KEMARITIMAN DI MEDIA MASSA
Judul Buku : Di Laut Kita Jaya: Bunga Rampai Sumbangan Pemikiran Kemaritiman di Media Massa
Genre : Non-Fiksi
Editor : Nurcholis MA Basyari
Tebal : 295 halaman
Genre : Non-Fiksi
Editor : Nurcholis MA Basyari
Tebal : 295 halaman
Tahun Terbit : 2015
Penerbit : Spirit Komunika
Resensator : Korie Khoriah
Menjadi poros maritim dunia bagi Indonesia sebenarnya bukanlah mimpi. Sebab, Indonesia pernah memiliki label atau status sebagai negara maritim. Sayangnya, sejauh ini, banyak pihak yang masih keliru memaknai arti negara maritim. Sebenarnya negara maritim bukanlah negara yang sebagian besar wilayahnya berupa lautan, melainkan negara yang mampu memaksimalkan potensi laut, walaupun tidak punya kawasan laut yang luas.
Buku ini di dalamnya terbagi atas dua bagian yakni menyajikan tentang pandangan pakar, akademisi, praktisi, dan pengamat serta bagian selanjutnya mengulas perihal tulisan dan sorotan para wartawan yang terdiri dari empat bahasan. Pertama, tulisan wartawan tentang Gagasan Poros Maritim Dunia. Kedua, potensi ekonomi, tantangan, dan solusi. Ketiga, sejarah, kebudayaan, dan peradaban kepulauan Nusantara. Keempat, wawancara dalam format tanya jawab dan sosok yang memiliki kontribusi di bidang kelautan.
Sebagai bunga rampai, buku dengan judul besar “Di Laut Kita Jaya“ ini cukup lengkap untuk menambah khasanah pengetahuan pembaca khususnya tentang sudut pandang, nasib serta masa depan kelautan khususnya kemaritiman Indonesia.
Terlepas dari kelebihannya, buku ini tetap memiliki kekurangan dan salah satu yang paling nampak adalah pada kata pengantar yang dapat memberi kesan sinisme terhadap salah satu negara tetangga, Singapura. Meski, menurut Nurcholis MA Basyari selaku penulis sekaligus editor, pembahasan tersebut hanya sebagai pancingan untuk menyulut semangat bangsa Indonesia untuk mewujudkan cita-cita sebagai poros maritim dunia. Bravo Indonesia!
Tinggalkan Balasan