LPMMISSI.COM

Resensi : Split


Judul : Split
Genre Film : Horor, Thriller
Negara Asal : Amerika
Sutradara : M Night Shyamalan
Penulis Naskah : M Night Shyamalan
Produser : Jason Blum, M Night Shyamalan, Marc Bienstock
Produksi : Universal Pictures
Pemain : James McAvoy, Anya Taylor-joy, Betty Buckley, Jessica Sula, Haley Lu Richardson

Rilis : Februari 2017
Resentator : Ariviana Noerrahmawati

Film “Split” merupakan film bergenre horror thriller yang disutradarai oleh M. Night Shyamalan. Mengangkat cerita tentang penderita Dissociative Identity Disorder (DID) atau lebih dikenal sebagai Kepribadian Ganda. Film ‘Split’ dibintangi oleh James McAvoy yang berperan sebagai Kevin Wendell Crumb, pria yang memiliki 23 kepribadian. James McAvoy berhasil memainkan setiap tokoh dengan sangat baik.
Walau tidak semua kepribadian ia mainkan secara jelas, tapi setidaknya ada empat kepribadian yang paling menonjol dan benar-benar mencapai totalitas. Kepribadian Dennis dengan obsessive-compulsive disorder. Lalu, Patricia seorang wanita anggun tetapi dingin. Barry, seorang Fashion Design. Adapula Hedwig, seorang anak berusia sembilan tahun. Namun, Kevin memiliki satu pribadi yang belum pernah muncul, untuk memunculkan pribadi tersebut, Kevin harus melakukan penculikan tiga gadis remaja.
Bermula ketika tiga gadis remaja yaitu Casey (Anya Taylor-joy), Claire (Haley Lu Richardson) dan Marcia (Jessica Sula) sedang menunggu ayah mereka di dalam mobil. Lalu, seorang pria misterius menculik dan membawa mereka ke dalam sebuah bunker. Ketegangan dimulai saat ketiga gadis itu mencari cara untuk kabur.
Sebagai salah satu gadis yang diculik, Casey berusaha meloloskan diri dengan membuat Hedwig percaya padanya. Akan tetapi hal tersebut tidaklah mudah, terlebih setelah Hedwig memperingatkan mereka akan ‘the Beast’ yang merupakan kepribadian Kevin yang paling berbahaya yang belum pernah muncul. Disinilah kepribadian terakhir Kevin yakni The Beast segera muncul.
Film ini memiliki sinematografi sangat menarik. Setting tempat yang sempit dan gelap, serta mengambilan gambar secara close-up menambah ketegangan ketika menonton film ini. Dalam film ini menampilkan beberapa adegan sadisme. Tetapi film ini tetap menjadi rekomendasi untuk mengisi waktu luang anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact Us

Gulir ke Atas