Press ESC to close

Merasa Terganggu, Staff Unnes Adu Mulut Dengan Peserta Aksi

back%2Bup%2Btransparan%2Blogo


SEMARANG, LPMMISSI.COM – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Melawan Pembungkaman (Gempa) menggelar aksi di depan Gedung Rektorat Universitas Negeri Semarang. Masa aksi menolak uang pangkal dan menuntut rektor mencabut Surat Keputusan (SK) skorsing bagi Julio Belnanda Harianja, Senin (16/07).

Bermula ketika masa aksi Gempa berorasi di depan Gedung Rektorat Unnes, tak berselang lama keluar salah seorang yang mengaku sebagai Staff menemui masa aksi. Dia mengaku merasa terganggu dengan suara berisik dari luar. 

“Saya hanya seorang staff, kalau mau menyampaikan aspirasi sebaiknya jangan di tempat umum seperti ini, tolong sampaikan aspirasi ini ke pihaknya langsung jangan mengganggu banyak orang. Sebagai manusia, hidup ada aturan yang harus ditaati,” tutur Staff Unnes saat ditanya oleh peserta aksi mengenai SK Rektor.

Mendengar penyataan Staff Unnes tersebut peserta aksi terlihat geram. Julio Belnanda Harianja yang juga sebagai peserta aksi membantah, Dia mengatakan bahwa sudah taat hukum menyuarakan pendapat di muka umum, “Kita clear saja, intinya kami tidak ada kaitannya dengan anda,” jawab Julio kepada Staff Unnes.

Baca juga : Tak Hanya Sheila On 7, DEMA-U Bakal Mengundang Artis Lain

Tanggapan lain juga disampaikan oleh koordinator aksi usai mendengarkan penuturan staff Unnes kepada Julio. Zulkifli menegaskan bahwa teman kami tidak seberuntung bapak. “Bapak masih bisa kerja, mengajarkan PR sekolah anaknya, sedangkan teman kami masa depannya dipertaruhkan. Kami juga memakai aturan dalam Undang-undang,” tegas Zulkifli.

Selain itu salah satu peserta aksi menyayangkan tindakan staff Unnes tersebut. Baginya itu sama saja seperti pembungkaman bagi semua mahasiswa.

“Kawan-kawan ini bukti ya, bahwa kami dibubarkan. Menyampaikan aspirasi memang di sini dilarang, proses demontrasi pun dilarang. Ini sudah 3 kali kalau kita melihat pengalaman yang terjadi,” pungkasnya.

Reporter : Fitroh Nurikhsan
Editor : Aditia Ardian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@Katen on Instagram
[instagram-feed feed=1]