SEMARANG, LPMMISSI.COM – Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) UIN Walisongo membuat kebijakan baru bagi mahasiswa yang belum lulus Test of English as a Foreign Language (TOEFL) diperbolehkan mengikuti tes TOEFL di luar lembaga kampus.
Baca Juga: Story Whatsapp Mahasiswa Kritik Kebijakan Parkir
Kepala PPB UIN Walisongo Muhammad Syaifullah mengatakan, tes TOEFL bisa menggunakan jalur Institutional Testing Program (ITP), namun sertifikatnya hanya berlaku selama 2 tahun.
“TOEFL bebas, silahkan ikut di luar, tapi kalau IMKA masih harus ikut kita,” katanya saat ditemui Kru LPMMISSI.COM di Gedung PPB Kampus III UIN Walisongo Semarang, Jumat (09/03).
Banyaknya mahasiswa yang belum lulus dan mengulang berakibat pada penuhnya kuota tes. Sehingga antrian pendaftaran ujian TOEFL sudah penuh sampai bulan September.
“Jika mahasiswa tidak lulus di ujian pertama, maka ia akan mengulang dan mengulang lagi,” ujar Muhammad Syaifullah.
Baca Juga: Kasubag RT: Mahasiswa Ada Kartu Khusus Agar Parkir Tidak Berbayar
Syaifullah menambahkan, banyaknya mahasiswa yang tidak hadir saat tes TOEFL berlangsung menyebabkan banyak kursi kosong yang terbuang percuma, padahal banyak mahasiswa yang berebut untuk mendapatkan kuota tes.
“Kalau mereka tidak hadir saat ujian kan tidak bisa diganti yang lain,” pungkasnya.
Reporter: Isbalna/Kamal
Editor: Ahmad Rifqi A/Aditia Ardian
Aaminn
semangat kakak semoga bisa menjadi solusi
cepat segera diurus agar tidak berlarut-larut dan bisa segera munaqosah.