SEMARANG, LPMMISSI.COM – Minggu (17/05) pukul 18.00, Titik Temu Films mengadakan Gala Premiere film terbaru mereka yang berjudul “Atelier”. Acara yang dilaksanakan di lantai dua Gedung Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang tersebut, sekaligus menjadi perayaan hari jadi yang pertama.
Menggunakan seragam yang senada, kru laki-laki mengenakan sampan batik dibalik di balik kemejanya. Sementara kru perempuan beberapa mengenakan kain batik yang dikombinasikan dengan pakaian putihnya.
Karpet merah terhampar di tengah-tengah ruangan, membelah barisan kursi hijau yang diisi oleh berbagai peserta, mulai dari tamu undangan, peserta umum, hingga kru Titik Temu Films sendiri.
Baca juga: AJI Semarang Gelar Diskusi Publik Bertemakan “Menguak Praktik Transisi Energi Palsu”
Acara pertama setelah pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan seremonial lainnya, mereka menampilkan kilas balik Titik Temu Films dalam video pendek. Para kru bersuara mengenai kesan-kesan yang mereka dapatkan dalam komunitas yang telah berdiri satu tahun tersebut.
Mulai dari fakta dibalik film yang ditayangkan ada jerih payah tim produksi, senang berkumpul dengan berbagai macam orang, sampai ilmu-ilmu baru yang mereka dapatkan dari Titik Temu Films. Dalam video tersebut, mereka juga mengungkapkan harapan supaya Titik Temu Films semakin berkembang, dikenal, dan dapat melahirkan karya-karya luar biasa lainnya.
Acara kemudian dilanjut dengan proses pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh founder Titik Temu Films, yaitu Akhmad Zidan, yang memberikan potongan pertama kepada co-founder, Habbadza Dzalfa Adila. Proses pemotongan tersebut diungkapkan sebagai simbolik doa dan harapan baru supaya Titik Temu Films semakin berkembang.
Baca juga: PSGA UIN Walisongo Jamin 100% Keamanan Korban Kekerasan Seksual
“Titik Temu Films itu berawal dari kelompok yang ingin mengikuti lomba. Terus berkembang hingga menjadi komunitas Titik Temu Films seperti sekarang,” ungkap Dzalfa pada sesi talk with cast and crew setelah selesai ditayangkan film ketiga mereka, Atelier.
Dalam perjalanannya selama satu tahun hingga merayakan anniversary di hari itu, Titik Temu Films telah melahirkan banyak karya, tidak hanya film-film pendek saja. Diantara karya-karya mereka, tidak sedikit yang mendapatkan penghargaan. Melalui bio media sosial mereka, yaitu instagram mereka mencantumkan total penghargaan yang telah diraih.
Mulai dari karya pertama yang menang juara 3 Islamic Guidance and Counseling Video Competition, juara 2 Video Kreatif Hari Batik Nasional Kota Pekalongan, juara 1 Video Kreatif Hari Ibu Tissue Illona, masuk 17 besar Festival Film Kinefest, juara favorit video storytelling Badan Pengatur Jalan Tol, sampai karya terakhir mereka yang berupa film pendek berjudul “Tumindak” yang memenangkan juara harapan 1 Film Pendek Anti Korupsi Kota Semarang.
Sama seperti yang diungkapkan oleh para kru yang ditampilkan dalam video pendek kilas balik Titik Temu Films selama satu tahun, Dzalfa dan Zidan juga berharap supaya Titik Temu Films semakin berkembang, melahirkan karya-karya yang lebih baik, serta dapat memberikan ruang untuk orang-orang yang mau belajar. Pada akhir acara, saat sesi foto bersama, Zidan mengaba-aba supaya seluruh hadirin berseru Titik Temu Films semakin berkembang.
Reporter dan Penulis: Muhammad Hasan
Editor: Ayu Trianasari









