LPMMISSI.COM

Politisi Ragukan Keabsahan Quick Count di Era Digital

SEMARANG, LPMMISSI.COM – Pada era digital, keabsahan quick count banyak dipertanyakan oleh para politisi. 

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Pengembangan Jejaring Pusat Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (PUSTEKKOM KEMENDIKBUD RI), Hasan Chabibie, Minggu (28/4).

Hasan menuturkan bahwa metodologi quick count itu ilmiah. Namun, saat ini banyak dibantah kebenarannya oleh masyarakat.

Baca juga: Bagi Mahasiswa, Ini Tips Menghadapi Era Digital

“Logikanya itu, ilmu matematika dan statistika telah kalah oleh orang-orang politisi,” ujarnya saat mengisi Seminar Nasional dan Talkshow “The Power of Digital for Education” yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) di Auditorium Kampus 4 UPGRIS.

Hasan menambahkan, seandainya masyarakat larut dengan persoalan era 4.0 ini, maka akan kehilangan jati dirinya.

Baca juga: Kuatkan Literasi Agar Tidak Salah Pilih

“Misalnya saja, era digital ini banyak anak yang mengobrol dengan orangtuanya tanpa menatap matanya. Sebab dia terlalu asyik dengan handphone,” katanya.

Hasan juga merasa resah dengan orang Indonesia yang literasinya rendah, sehingga mengkhawatirkan mudahnya menerima berita hoaks.

“Kebanyakan orang menganggap dengan satu atau dua web saja cukup untuk mempercayai informasi. Akibatnya, mereka malah saling ujar kebencian dan tebar fitnah,” jelasnya.

Reporter : Fitroh Nurikhsan
Editor: Aditia Ardian

Tinggalkan Balasan

Contact Us

Gulir ke Atas
%d blogger menyukai ini: