LPMMISSI.COM

Bertepatan dengan Hardiknas, KBMW Geruduk Gedung Rektorat

SEMARANG, LPMMISSI.COM – Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, Keluarga Besar Mahasiswa Walisongo (KBMW) menggeruduk Kantor Rektorat Kampus I UIN Walisongo, terkait Problematika Ujian TOEFL-IMKA dengan isu “Hapus SK Rektorat” No. Un.10.0/R/PP.00.9/754/2016. 

Aksi tersebut dilakukan sebagai upaya revolusi sistem pendidikan, terutama Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) yang dinilai memberatkan mahasiswa dalam tes TOEFL dan IMKA, Kamis (02/04).

Hal itu diutarakan ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA-U) Pryo Ihsan Aji, ia mengatakan bahwa aksi tersebut sudah dirancang sebagai momentum hari Pendidikan Nasional.

Baca juga: KBMW Keluarkan 7 Tuntutan Aksi Kawal Tuntas TOEFL-IMKA

Pryo mengungkapkan seharusnya PPB bisa berjalan lebih profesional dan tidak memberatkan mahasiswanya.

“Kita bisa melihat dari ujian TOEFL-IMKA, selama ini hampir 2 tahun menjadi kendala bagi teman-teman mahasiswa,” ujarnya saat dihubungi via WhatsApp.

Hal senada juga disampaikan oleh koordinator aksi Agisnha, ia mengatakan apapun kebijakan dan sistem yang diterapkan PPB tentu harus berorientasi pada mahasiswa sebagai pusat pendidikan.

Baca juga: Budiman Prasetyo Bakar Sertifikat Toefl Saat Orasi

“Dengan demikian PPB akan selalu memperhatikan yang terbaik untuk diterapkan bagi mahasiswa sebagai pusat pembelajaran,” ucapnya.

Agisnha menambahkan untuk saat ini dirinya belum mengetahui jika tuntutan dari KBMW tidak dipenuhi. Dirinya perlu berkumpul kembali dengan KBMW untuk memutuskan langkah selanjutnya.

Reporter: Fitroh Nurikhsan
Editor: Naela Mala H.

Tinggalkan Balasan

Contact Us

Gulir ke Atas
%d blogger menyukai ini: