Parkir UIN Walisongo Berbayar, Ojek Online Resah



SEMARANG, LPMMISSI.COM – Setelah diberlakukannya parkir berbayar di UIN (Universitas Islam Negeri) Walisongo pada 8 Oktober 2018 lalu, para pengemudi Ojek online (Ojol) merasa resah.

Salah satu pengemudi Ojol Joko mengatakan, jika adanya parkir berbayar akan memotong tarif jasa antar penumpang. 

Baca juga: Langgar Prosedur Keluar Kampus, KTM Ditahan Petugas

“Misal, tarif 5000 dapat promo 2000, tinggal 3000 terus kepotong biaya parkir 1000, jadi tinggal 2000 rupiah,” ujarnya ketika diwawancarai Kru LPMMISSI.COM di depan kampus 3 (26/11).

Joko menambahkan, pihak Ojol sebenarnya berniat menambahkan biaya tarif kepada mahasiswa yang masuk ke kampus. Biaya parkir tersebut tergantung persetujuan dari pihak Ojol dan mahasiswa. 

Baca juga: Kasubag RT: Mahasiswa Ada Kartu Khusus Agar Parkir Tidak Berbayar

“Terkadang pihak Ojol sendiri tidak tega untuk menarik biaya parkir ke mahasiswa, karena rata-rata mahasiswa berdatangan dari luar kota dan biasanya uang 1000 rupiah pun sangat berharga bagi mahasiswa,” tambahnya.

Pihak Ojol yang beroperasi di sekitar UIN Walisongo memiliki komunitas yang diberi nama Komunitas Grab Walisongo Semarang (KGWS). KGWS berencana akan mengusulkan kepada pihak kampus terkait kartu masuk bagi pengemudi Ojol. Selama berita ini ditulis, pihak komunitas belum bisa bertemu dengan pihak kampus terkait hal tersebut. 

Reporter : Dzulfiqar, Maula, Avita
Editor :Aditia A. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Contact Us