Bimbingan Online, Mahasiswa Terkesan Teror Dosen Pembimbing

Foto: Sumber Lpmmissi.com

SEMARANG, LPMMISSI.COM – Sejak adanya kebijakan bimbingan skripsi secara online dosen merasa diteror oleh mahasiswa.

Hal ini dirasakan oleh Dosen Pembimbing (Dosbing) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Amelia Rahmi, ia mengatakan ada empat mahasiswa yang melakukan bimbingan online setiap harinya.

Ia biasanya menyuruh mahasiswa untuk bimbingan seminggu sekali guna lebih fokus memperhatikan merevisian ulangnya, dengan maksud bisa mengeksplor segala masukan dari dosbing.

“Namun banyak mahasiswa yang langsung meminta koreksi hasil revisian besok harinya. Ketika diteliti masih terdapat kesalahan, terutama dalam tata tulis. Jadi meminta koreksian secara langsung terkesan seperti meneror dosen,” katanya saat diwawancarai kru lpmmissi.com, Kamis (25/6).

Baca juga: Beberapa Mahasiswa Menilai Bimbingan Online Kurang Efektif

Etika dalam berkomunikasi turut menjadi permasalahan, kurang perhatiannya mahasiswa terhadap etika dalam berkomunikasi kerap membuat dosen emosi.

“Seharusnya mahasiswa berempati terhadap orang lain terutama dosen, kadang dosen pembimbing bisa emosi karena cara berkomunikasi mahasiswa yang kurang baik,” tuturnya.

Hal yang sama pula dirasakan oleh dosen pembimbing sekaligus Ketua Jurusan (Kajur) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Alfandi mengutarakan, hampir setiap dosen pembimbing mempunyai pandangan yang sama.

Baca juga: PPB: Ujian Toefl Imka Online Masih Tahap Persiapan Uji Coba

“Saya juga sering sakit mata karena harus terus menatap monitor laptop,” ucapnya.

Alfandi pun berharap agar semuanya mau berdamai dengan keadaan.

“So must go on, semangat mahasiswaku. Harus lulus tepat waktu pokoknya,” katanya.


Reporter: Nastaufika Firdausy
Editor: Siti Rohmah

Leave a Reply

Contact Us

%d bloggers like this: